Credential Harvesting: Pencurian Kredensial Online Secara Massal

13 October 2026 Muhammad Iqbal Iskandar

Credential Harvesting: Pencurian Kredensial Online Secara Massal

Kredensial digital menjadi target penting dalam serangan siber. Credential harvesting merupakan teknik pencurian informasi login untuk memperoleh akses ke akun dan sistem pengguna.

Ancaman ini perlu diwaspadai oleh perusahaan yang mengandalkan aplikasi digital. Kredensial yang dicuri dapat membuka akses ke data sensitif dan layanan internal. Pelaku juga dapat menyalahgunakan identitas pengguna untuk menjalankan serangan lanjutan. Artikel ini akan membahas credential harvesting dan berbagai aspek di dalamnya seperti cara kerja, dampak, serta cara mencegahnya.

Apa itu Credential Harvesting?

Credential harvesting adalah teknik mengumpulkan informasi autentikasi, seperti nama pengguna, alamat email, dan kata sandi. Informasi tersebut dapat digunakan untuk mengambil alih akun atau dijual kepada pihak lain.

Salah satu metode yang sering digunakan adalah credential phishing. Teknik ini menipu pengguna agar menyerahkan informasi login melalui halaman palsu atau pesan manipulatif.

Pelaku juga dapat menggunakan malware pencuri kata sandi dan keylogger. Dengan demikian, pencurian kredensial tidak terbatas pada penipuan melalui email.

Bagaimana Cara Kerja Credential Harvesting?

Serangan biasanya dimulai dengan mengidentifikasi target dan menyiapkan umpan. Pelaku dapat menyamar sebagai penyedia layanan, tim IT, atau rekan kerja. Pesannya sering meminta pengguna untuk memverifikasi akun atau memperbarui kata sandi.

Selanjutnya, pelaku akan mengirim credential phishing email yang berisi tautan atau lampiran berbahaya. Tautan tersebut dapat mengarah ke halaman login palsu yang menyerupai situs resmi. Ketika korban memasukkan informasi login, kredensial tersebut direkam oleh pelaku. Dalam skenario lain, malware dapat mencatat input pengguna tanpa sepengetahuan korban.

Kredensial yang terkumpul kemudian digunakan untuk mencoba mengakses akun terkait. Jika kata sandi digunakan ulang, pelaku mungkin dapat masuk ke layanan lain. Serangan credential harvesting attack juga dapat menjadi pintu masuk menuju sistem internal perusahaan.

Baca Juga: Business Email Compromise: Jenis-jenis dan Cara Mencegahnya

Apa Saja Dampak Credential Harvesting terhadap Keamanan Perusahaan?

Kredensial yang berhasil dicuri dapat membuat pelaku tampak seperti pengguna yang sah. Kondisi ini meningkatkan risiko penyalahgunaan akses dan serangan lanjutan. Berikut adalah beberapa dampak utamanya:

Pengambilalihan Akun

Pelaku dapat mengakses email atau aplikasi bisnis menggunakan kredensial korban. Akun tersebut juga dapat digunakan untuk menyamar sebagai karyawan.

Kebocoran Data

Akses tidak sah dapat mengekspos dokumen internal dan informasi pelanggan. Data yang dicuri berpotensi disalahgunakan, diperjualbelikan, atau dimanfaatkan untuk tujuan pemerasan.

Penyebaran Serangan

Akun yang diretas dapat digunakan untuk mengirim pesan phishing kepada pengguna lain. Pelaku juga dapat mencoba mengakses sistem yang berbeda menggunakan kredensial yang sama.

Kerugian Finansial dan Operasional

Perusahaan dapat menghadapi transaksi tidak sah dan biaya pemulihan akibat insiden. Gangguan layanan serta kebocoran informasi juga dapat menurunkan kepercayaan pelanggan.

Bagaimana Cara Mencegah Credential Harvesting di Lingkungan Perusahaan?

Pencegahan membutuhkan kombinasi kontrol teknologi, kebiasaan pengguna, dan pengelolaan akses. Perusahaan dapat menerapkan beberapa langkah berikut untuk mengurangi risikonya:

Tingkatkan Kesadaran Keamanan Karyawan

Latih karyawan untuk mengenali email mencurigakan dan halaman login palsu. Biasakan mereka memverifikasi permintaan sensitif melalui saluran resmi.

Terapkan Autentikasi Multifaktor

Multi-factor authentication (MFA) menambahkan lapisan verifikasi selain kata sandi. Metode ini dapat membantu mengurangi risiko pengambilalihan akun akibat kredensial yang bocor.

Perkuat Pengelolaan Kata Sandi

Gunakan kata sandi yang kuat dan unik untuk setiap layanan. Pengelola kata sandi dapat membantu pengguna menyimpan kredensial dengan lebih aman.

Gunakan Perlindungan Email

Terapkan praktik email security, seperti penyaringan email untuk memeriksa tautan, lampiran, dan indikator ancaman. Perlindungan ini membantu mengurangi paparan karyawan terhadap pesan berbahaya.

Pantau Aktivitas dan Siapkan Respons

Pantau percobaan login yang tidak biasa dan perubahan akun yang mencurigakan. Jika kredensial terpapar, amankan akun, cabut sesi yang mencurigakan, dan periksa aktivitas yang terkait.

Cegah Credential Harvesting dengan Solusi Email Security dari Aplikas Servis Pesona!

Email menjadi salah satu jalur yang dimanfaatkan pelaku untuk menyebarkan umpan pencurian kredensial. Karena itu, perusahaan membutuhkan perlindungan yang dapat membantu mendeteksi ancaman sebelum pengguna berinteraksi dengannya.

Aplikas Servis Pesona menyediakan solusi Email Security yang dirancang untuk mengidentifikasi dan mengisolasi serangan berbasis URL serta lampiran. Solusi ini juga menganalisis URL dan lampiran secara real time untuk membantu memblokir email mencurigakan.

Untuk informasi selengkapnya, hubungi marketing@phintraco.com sekarang!

Editor: Trie Ayu Feminin dan Irnadia Fardila

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *